News Tideng Pale — Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri, S.Pd, secara resmi membuka Kegiatan Sosialisasi Kepegawaian Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tana Tidung, Jumat (1/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Tana Tidung tersebut dihadiri oleh para kepala perangkat daerah, pejabat struktural, serta ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung.
Baca Juga : Satgas TMMD Lanjutkan Pemasangan Pipa Air di Desa Tideng Pale
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sabri menegaskan pentingnya kegiatan sosialisasi ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan kompetensi ASN dalam menghadapi era digitalisasi pemerintahan.
“ASN dituntut untuk mampu bekerja cepat, adaptif, dan transparan. Melalui sosialisasi ini, kita ingin seluruh aparatur memahami kebijakan terbaru dalam pengelolaan kepegawaian dan siap mendukung reformasi birokrasi di Tana Tidung,” ujar Sabri.
Fokus Sosialisasi: Digitalisasi dan Pengembangan Kompetensi ASN
Kepala BKPSDM Tana Tidung, Nurhayati, S.STP, M.A.P, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada ASN terkait kebijakan baru manajemen kepegawaian tahun 2025, termasuk sistem kinerja berbasis digital, manajemen talenta, serta pengembangan kompetensi aparatur.
Menurutnya, digitalisasi kepegawaian menjadi langkah strategis untuk mempercepat pelayanan dan memastikan transparansi dalam setiap proses administrasi.
“Dengan sistem kepegawaian digital, setiap ASN dapat memantau kinerja dan pengembangan kariernya secara mandiri melalui platform nasional,” jelas Nurhayati.
Dukung Terwujudnya Birokrasi Modern di Daerah
Wakil Bupati Sabri menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tana Tidung berkomitmen mewujudkan birokrasi yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menekankan agar ASN di seluruh OPD dapat menerapkan hasil sosialisasi ini secara nyata dalam pelayanan publik.
“Kita harus bertransformasi. ASN bukan hanya pelaksana kebijakan, tetapi juga inovator yang membawa perubahan positif bagi masyarakat Tana Tidung,” tegasnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dan pemaparan materi dari narasumber BKN Regional VIII Banjarmasin terkait regulasi terbaru dalam pengelolaan ASN, termasuk implementasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) dan penilaian kinerja berbasis data.
Harapan Ke Depan
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap seluruh ASN di Tana Tidung mampu menyesuaikan diri dengan dinamika birokrasi modern, memaksimalkan penggunaan teknologi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Sosialisasi kepegawaian tahun 2025 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas aparatur dan mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani,” tutup Sabri.










