News Tideng Pale — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 resmi dibuka di Kabupaten Tana Tidung pada awal Oktober 2025. Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan upacara bersama yang dihadiri oleh Bupati Tana Tidung, unsur Forkopimda, serta ratusan anggota TNI, Polri, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Dandim 0910/Tana Tidung Letkol Inf. Andi Firmansyah menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD kali ini difokuskan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur pedesaan, terutama pada daerah yang masih sulit dijangkau. “Melalui TMMD ke-126, kami ingin mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat,” ujarnya.
Baca Juga : Puluhan Operator IPLT Tana Tidung Ikuti Pelatihan Pengelolaan Lumpur Tinja
Fokus pada Infrastruktur dan Akses Ekonomi Warga
Program TMMD ke-126 di Tana Tidung melibatkan pembangunan dan perbaikan jalan penghubung antar-desa, renovasi jembatan kecil, serta perbaikan sarana publik seperti pos kamling dan fasilitas air bersih. Selain kegiatan fisik, TMMD juga menggelar kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, pelatihan pertanian modern, hingga sosialisasi ketahanan pangan.
Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, mengapresiasi sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat. “Kegiatan TMMD ini bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kebersamaan warga,” ungkapnya.
Ia menambahkan, infrastruktur desa yang baik akan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam mengakses hasil pertanian dan perikanan ke pasar utama di wilayah Tana Tidung dan sekitarnya. Pemerintah daerah juga berkomitmen menjaga kesinambungan hasil pembangunan agar manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat Jadi Kekuatan Pembangunan
TMMD ke-126 tahun 2025 ini mengangkat tema “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”, yang mencerminkan semangat TNI dalam memperkuat kesejahteraan rakyat di daerah terpencil.
Selain itu, pelaksanaan TMMD juga menjadi momentum mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat. Sejumlah warga menyambut baik program ini karena terbukti memberikan dampak nyata, baik dari sisi pembangunan fisik maupun peningkatan kualitas hidup warga desa.
“Dulu akses jalan ke kebun sangat sulit, tapi sekarang sudah mulai terbuka berkat bantuan TNI. Kami sangat terbantu,” kata Hasan, salah satu warga Desa Seputuk yang ikut bergotong royong bersama anggota TNI.
Penutup
Dengan adanya TMMD ke-126 di Tana Tidung, diharapkan pembangunan desa dapat lebih cepat dan merata. Serta memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. Program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan warga adalah kunci keberhasilan pembangunan daerah.










