,

Pemkab Tana Tidung Awasi Truk Sawit, Jalan Rusak Terancam Sanksi Berat

by -2849 Views
cek disini

News Tideng Pale – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung, Kalimantan Utara, menyoroti kerusakan sejumlah ruas jalan yang diduga disebabkan oleh aktivitas truk pengangkut kelapa sawit. Jalan yang dibangun dengan dana daerah untuk mendukung mobilitas masyarakat kini mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari aspal yang retak hingga berlubang di beberapa titik. Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan warga serta membahayakan pengguna jalan lainnya.

Truk Sawit dan Tambang Rugikan Jalan Nasional di Kubar, Gapeksindo: Pemprov  Kaltim Jangan Diam Saja! - Kaltim Post
Pemkab Tana Tidung Awasi Truk Sawit, Jalan Rusak Terancam Sanksi Berat

Pemerintah Daerah Siap Berikan Sanksi

Bupati Tana Tidung menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap kerusakan infrastruktur yang diakibatkan oleh pihak swasta, khususnya perusahaan sawit. Truk-truk pengangkut yang melebihi kapasitas muatan disebut menjadi penyebab utama jalan cepat rusak. Pemkab sedang mengkaji penerapan sanksi tegas, mulai dari teguran hingga penghentian izin operasional sementara, jika terbukti melanggar aturan.

Baca Juga : Disdukcapil Tana Tidung Gencarkan Jemput Bola, Kejar Target Administrasi Kependudukan

“Jalan ini dibangun untuk kepentingan masyarakat. Kalau rusak karena angkutan sawit yang tidak sesuai aturan, tentu akan ada konsekuensi hukum dan administratif,” tegasnya.

Pengawasan dan Penertiban Ditingkatkan

Pemkab bersama Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian setempat akan meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan angkutan sawit. Pemeriksaan kelebihan muatan (overload) serta kelayakan kendaraan akan dilakukan secara rutin. Jika ditemukan pelanggaran, sopir maupun perusahaan akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Pemkab juga berencana menata jalur distribusi hasil perkebunan agar tidak sepenuhnya membebani jalan kabupaten. Hal ini termasuk mendorong perusahaan untuk membangun dan menggunakan jalan khusus angkutan sawit.

Dampak bagi Masyarakat

Kerusakan jalan kabupaten tidak hanya berdampak pada kualitas infrastruktur, tetapi juga menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Warga yang sehari-hari menggunakan jalan tersebut untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan, mengeluhkan semakin sulitnya akses transportasi. Ongkos angkutan barang dan jasa pun ikut meningkat akibat waktu tempuh yang lebih lama.

Harapan Pemerintah dan Solusi ke Depan

Pemkab Tana Tidung berharap perusahaan sawit dapat bertanggung jawab menjaga infrastruktur yang ada. Pemerintah daerah membuka ruang dialog dengan perusahaan untuk mencari solusi bersama, termasuk kemungkinan kontribusi perbaikan jalan yang rusak.

“Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha sangat penting. Perusahaan harus ikut berkontribusi menjaga fasilitas umum, bukan justru merusaknya,” ujar salah satu pejabat Pemkab.

Ke depan, selain pengawasan, Pemkab akan mendorong kebijakan pembangunan jalan khusus industri agar tidak mengganggu akses jalan umum masyarakat.


Kesimpulan

Kerusakan jalan akibat aktivitas truk sawit di Tana Tidung menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dengan rencana penerapan sanksi, peningkatan pengawasan, serta keterlibatan perusahaan dalam tanggung jawab sosial, diharapkan infrastruktur daerah tetap terjaga dan mobilitas masyarakat tidak terganggu.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.