News Tideng Pale – Tim Panitia Seleksi (Pansel) resmi membuka tahapan awal seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Tideng Pale 2025–2028 melalui sosialisasi publik yang berlangsung pekan ini di aula Kantor Diskominfo Tideng Pale.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Pansel, Sudirman, menjelaskan bahwa pihaknya sedang membuka kesempatan bagi seluruh warga yang memenuhi persyaratan untuk mendaftar sebagai calon komisioner KPID. Seleksi ini bertujuan mendapatkan tujuh sosok berintegritas, profesional, dan independen yang mampu mendukung penyiaran sehat dan edukatif di wilayah Tideng Pale.
Baca Juga : Wali Kota Tarakan Lantik Empat Kepala Dinas Isi Jabatan yang Sempat Kosong
Menurut pengumuman resmi yang dirujuk. Proses seleksi telah dimulai sejak Juni dan direncanakan selesai memasuki penetapan akhir anggota pada sekitar September–Oktober 2025 . Pansel terdiri dari lima anggota—mewakili birokrat, akademisi, praktisi media, dan jurnalis—yang bekerja secara terbuka dan anti-KKN.
Tahapan Seleksi Penting
-
Pendaftaran dan Sosialisasi
Peluang terbuka lebar bagi warga negara Indonesia, minimal lulusan sarjana, tidak berafiliasi dengan partai politik atau kepemilikan media, serta memiliki integritas tinggi. Calon peserta juga diharapkan menyertakan makalah visi-misi terkait literasi media yang sehat di era digital -
Seleksi Administrasi hingga Wawancara
Pendaftar yang lolos administrasi akan lanjut ke wawancara, uji makalah, dan uji kompetensi. Seleksi akhir akan difinalisasi oleh DPRD setempat melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) -
Tahap Uji Publik
Warga diundang untuk memberikan masukan—positif maupun negatif—terkait calon melalui platform uji publik. Ini adalah bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam penerimaan calon anggota KPID -
Penetapan Tujuh Anggota
Proses akan menentukan tujuh figur komisioner terpilih yang diharapkan berlaku profesional dan memiliki komitmen terhadap penyiaran yang sehat dan mendidik
Harapan dan Tantangan
Sudirman menekankan bahwa peran KPID semakin krusial di masa digital saat ini. “Kami ingin anggota KPID bukan hanya mampu menekan konten negatif, tetapi juga mempromosikan penyiaran edukatif yang memperkuat persatuan,” ujarnya
Kesimpulan
Sosialisasi seleksi KPID Tideng Pale menunjukkan upaya serius menuju proses rekrutmen yang transparan dan berkualitas. Dengan target akhir penetapan tujuh anggota baru, pengawasan penyiaran di daerah diharapkan semakin profesional dan berfokus pada kesejahteraan publik.










