News Tideng Pale — Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat ketahanan wilayah perbatasan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor demi mendukung pembangunan daerah yang aman, tertib, dan berdaya saing di Kalimantan Utara.

Kunjungan tim BAIS ke Kabupaten Tana Tidung disambut langsung oleh pejabat daerah setempat. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya sinergi antara unsur intelijen, pemerintah daerah, dan aparat keamanan lainnya dalam menjaga situasi kondusif, terutama di wilayah perbatasan yang memiliki potensi strategis tinggi.
Baca Juga : Bicara Pengelolaan Perbatasan, Pemkab Nunukan Harapkan Kolaborasi Pusat dan Daerah
Sinergi untuk Negeri: BAIS dan Masyarakat Tana Tidung Bangun Ketahanan dari Daerah
Kepala perwakilan BAIS menyampaikan bahwa Tana Tidung memiliki posisi yang sangat penting dalam mendukung keamanan nasional. Sebagai salah satu kabupaten yang berada di wilayah Kalimantan Utara, daerah ini menjadi bagian dari garis depan pertahanan Indonesia, sehingga koordinasi dan pertukaran informasi antara aparat dan pemerintah daerah harus berjalan efektif.
“BAIS berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan mendukung program pembangunan. Kolaborasi seperti ini penting agar setiap potensi kerawanan bisa diantisipasi sejak dini,” ujarnya.
Tana Tidung Jadi Contoh Sinergi Positif antara Aparat dan Pemerintah
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menyambut baik langkah tersebut. Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan BAIS merupakan bentuk dukungan nyata terhadap visi pembangunan daerah yang berorientasi pada keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat.
“Keamanan menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah. Kami berterima kasih atas perhatian BAIS terhadap Tana Tidung, dan siap memperkuat sinergi di berbagai lini, termasuk pembangunan sumber daya manusia dan pengawasan wilayah strategis,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dibahas tentang peningkatan kapasitas aparat di lapangan, serta pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk isu-isu yang dapat memecah persatuan.
Perkuat Sinergi, Wujudkan Tana Tidung Aman, Maju, dan Berdaya Saing
Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara lembaga intelijen dan pemerintah daerah dalam menjaga kedaulatan dan memperkuat pertahanan nonmiliter di daerah perbatasan.
Melalui kerja sama yang erat antara BAIS, Pemkab Tana Tidung, dan unsur Forkopimda lainnya, diharapkan tercipta situasi yang aman, kondusif, serta mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Langkah ini juga menegaskan komitmen semua pihak bahwa keamanan dan pembangunan harus berjalan beriringan menuju Tana Tidung yang maju, tangguh, dan berdaya saing tinggi di perbatasan utara Indonesia.









