News Tideng Pale – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tana Tidung mulai membangun sarana dan prasarana (sarpras) penunjang penerapan retribusi parkir kendaraan di Pelabuhan Keramat Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kalimantan Utara (Kaltara). Pembangunan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perhubungan.

Kepala Dishub Tana Tidung, Arief Prasetiawan, mengungkapkan bahwa pembangunan fasilitas tersebut kini sudah berjalan di lapangan. Hal ini disampaikannya saat ditemui di kawasan Pelabuhan Keramat Tideng Pale, Senin siang.
Tempat Parkir Mulai Terpasang
Menurut Arief, salah satu fokus utama dalam pembangunan sarpras ini adalah penyediaan area parkir yang lebih tertata dan memenuhi standar pelayanan. Tempat parkir kendaraan yang telah mulai dipasang di kawasan pelabuhan diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang hendak menggunakan jasa transportasi speedboat.
Baca Juga : Lima Speedboat Reguler Menuju Bunyu Hari Ini Senin 8 Desember 2025, Cek Jadwal Keberangkatannya
Dengan fasilitas parkir yang jelas dan teratur, Dishub berharap pengunjung atau penumpang kapal tidak lagi parkir sembarangan sehingga mengurangi potensi kemacetan maupun gangguan aktivitas bongkar muat di pelabuhan.
Pembangunan Pos Jaga untuk Mendukung Pengawasan
Selain area parkir, Dishub juga tengah membangun pos jaga di sekitar pelabuhan. Pos ini berfungsi sebagai titik pengawasan petugas Dishub dalam mengelola parkir, memantau keamanan kendaraan, hingga memastikan penarikan retribusi dilakukan sesuai ketentuan.
Arief menjelaskan bahwa keberadaan pos jaga sangat penting dalam memastikan setiap kendaraan yang masuk dan parkir terdata dengan baik. Pembangunan pos jaga ini juga merupakan bagian dari peningkatan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat pengawasan di area pelabuhan.
Optimalkan Penarikan Retribusi
Dengan fasilitas penunjang yang mulai lengkap, Dishub Tana Tidung menargetkan penarikan retribusi parkir dapat dilakukan lebih optimal dan transparan. Selama ini, penarikan retribusi di pelabuhan belum berjalan maksimal karena belum tersedia sarpras pendukung seperti pos jaga dan area parkir yang memadai.
“Dengan adanya sarpras yang memadai, kami berharap sistem penarikan retribusi lebih tertib dan PAD dari sektor ini bisa meningkat,” kata Arief.
Dukung Kenyamanan Pengguna Pelabuhan
Pelabuhan Keramat Tideng Pale merupakan salah satu akses transportasi penting di Kecamatan Sesayap, terutama bagi masyarakat yang menggunakan layanan speedboat untuk mobilitas antardaerah. Karena itu, Dishub menilai peningkatan fasilitas merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna pelabuhan.
Arief menegaskan bahwa Dishub akan terus melakukan pemantauan dan memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dalam menata dan mengelola pelabuhan secara lebih profesional.











