News Tideng Pale – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Bankaltimtara, Kantor Cabang Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, memperkuat komitmennya dalam mendorong digitalisasi layanan perbankan dan peningkatan penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di kalangan masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Kepala Cabang Bankaltimtara Tideng Pale, Hendra Saputra, mengatakan bahwa perayaan HUT tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat transformasi digital sebagai bagian dari strategi Bankaltimtara dalam menjawab tantangan industri keuangan modern.
Baca Juga : Gelar Pelatihan Branding, Rahmawati Zainal Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Tana Tidung dapat menikmati layanan perbankan yang cepat, aman, dan efisien melalui berbagai kanal digital yang kami sediakan, termasuk penggunaan QRIS untuk transaksi harian,” ujar Hendra di sela kegiatan peringatan HUT Bankaltimtara ke-60, Selasa (15/10).
Dorong Transaksi Non-Tunai di Daerah
Menurut Hendra, penerapan sistem pembayaran digital melalui QRIS menjadi langkah nyata Bankaltimtara mendukung program pemerintah dan Bank Indonesia dalam memperluas ekosistem transaksi non-tunai (cashless society), terutama di daerah-daerah yang sedang berkembang seperti Tana Tidung.
“Kami aktif melakukan sosialisasi QRIS ke pelaku UMKM, sekolah, dan pasar tradisional. Tujuannya agar masyarakat terbiasa dengan transaksi digital yang lebih mudah dan transparan,” jelasnya.
Selain itu, Bankaltimtara Cabang Tideng Pale juga terus memperluas layanan mobile banking, pembukaan rekening digital, serta transaksi keuangan daring untuk nasabah perorangan maupun korporasi.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di wilayah Kalimantan Utara.
HUT Bankaltimtara Bertema Transformasi dan Inovasi
Perayaan HUT Bankaltimtara ke-60 tahun ini mengusung tema. “Bersinergi, Bertransformasi, dan Tumbuh untuk Negeri.”
>Di tingkat cabang, peringatan diisi dengan kegiatan sosial seperti. Donor darah, penanaman pohon, dan bakti sosial kepada masyarakat sekitar, sekaligus peluncuran program layanan digital baru.
“Kami tidak hanya ingin menjadi bank daerah yang kuat dari sisi aset, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pelayanan dan kegiatan sosial yang berkelanjutan,” tambah Hendra.
juga menargetkan peningkatan jumlah pengguna aktif QRIS di wilayah kerja cabang Tideng Pale hingga 30 persen pada akhir tahun 2025. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya menggandeng sejumlah pelaku UMKM dan instansi pemerintah daerah agar beralih menggunakan metode pembayaran digital.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menyambut positif langkah digitalisasi yang dilakukan.
Sekretaris Daerah Tana Tidung, M. Rizky Noor, menyebutkan bahwa digitalisasi layanan perbankan akan mendukung percepatan transaksi keuangan daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Pemkab mendukung penuh upaya Bankaltimtara dalam mendorong transaksi non-tunai, karena sejalan dengan visi kami untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan modern,” ujarnya.











