News Tideng Pale – Aktivitas transportasi laut di wilayah Kalimantan Utara kembali menggeliat. Pada Selasa (7/10/2025), sebanyak empat speedboat reguler dilaporkan berangkat dari Pelabuhan Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung, menuju Kota Tarakan. Keberangkatan ini menandai kembalinya operasional normal setelah beberapa hari sebelumnya sempat mengalami penyesuaian akibat cuaca buruk di perairan setempat.

Kepala UPT Pelabuhan Tana Tidung, Rahmat Hidayat, menjelaskan bahwa seluruh speedboat beroperasi sesuai jadwal reguler pagi dan siang hari, dengan kapasitas penumpang mencapai total lebih dari 200 orang.
Baca Juga : Deretan Jadwal 14 Musisi dan Grup Band Ternama Bakal Manggung di Perayaan Irau Malinau Kaltara
“Alhamdulillah cuaca hari ini cukup bersahabat. Empat speedboat reguler, yakni Mitra Jaya, Borneo Express, Maju Bersama, dan Rajawali Laut, semuanya berangkat sesuai jadwal menuju Tarakan,” ujar Rahmat.
Cuaca Cerah dan Gelombang Laut Stabil
Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarakan, kondisi cuaca perairan Kalimantan Utara pada Selasa pagi terpantau cerah berawan dengan ketinggian gelombang laut berkisar antara 0,5 hingga 1 meter, sehingga aman untuk pelayaran.
Petugas pelabuhan memastikan semua kapal telah melalui pemeriksaan keselamatan, termasuk kelengkapan alat pelampung dan mesin utama. Penumpang juga diwajibkan menggunakan jaket pelampung selama perjalanan.
“Kami terus mengingatkan operator dan penumpang untuk mengutamakan keselamatan. Meskipun cuaca membaik, kewaspadaan tetap penting,” tambah Rahmat.
Penumpang Antusias, Rute Laut Jadi Pilihan Utama
Banyak warga Tana Tidung memilih jalur laut menuju Tarakan karena dinilai lebih cepat dan efisien. Dengan waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam, speedboat menjadi moda transportasi favorit bagi masyarakat yang hendak bekerja, berdagang, maupun mengurus keperluan administrasi di Tarakan.
Salah seorang penumpang, Siti Aminah (32), mengatakan dirinya merasa senang jadwal pelayaran kembali normal setelah sempat tertunda beberapa hari akibat cuaca.
“Beberapa hari lalu kami menunggu karena gelombang tinggi. Sekarang sudah aman, jadi bisa berangkat lagi ke Tarakan untuk berdagang,” tuturnya.
Koordinasi dengan KSOP dan Syahbandar
Untuk menjaga kelancaran pelayaran, pihak pelabuhan bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Serta aparat kepolisian air dan udara (Polairud) dalam mengawasi aktivitas keluar-masuk kapal.
Pemeriksaan rutin dilakukan sebelum keberangkatan untuk memastikan dokumen kapal dan manifest penumpang sesuai aturan keselamatan pelayaran.
“Kami terus berkoordinasi agar layanan transportasi laut tetap lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” kata Rahmat Hidayat.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menyambut baik kembalinya aktivitas pelayaran reguler menuju Tarakan. Selain memperlancar mobilitas warga, transportasi laut juga menjadi penggerak penting ekonomi daerah, terutama bagi pelaku usaha kecil dan sektor logistik.
Dengan kondisi cuaca yang kembali stabil, masyarakat diharapkan tetap mematuhi imbauan keselamatan pelayaran dan mengikuti arahan petugas di lapangan.









