, ,

Rentetan Gempa Guncang Tarakan, 55 Rumah Warga Dilaporkan Rusak

by -1380 Views
cek disini

News Tideng Pale — Serangkaian gempa bumi yang terjadi pada 5 hingga 8 November 2025 di wilayah Kota Tarakan, Kalimantan Utara, mengakibatkan sedikitnya 55 rumah warga mengalami kerusakan. Pemerintah Kota Tarakan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat kini tengah melakukan pendataan dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

Belasan Rumah di Tarakan Rusak akibat Gempa | KoranKaltara.com
Rentetan Gempa Guncang Tarakan, 55 Rumah Warga Dilaporkan Rusak

Kerusakan Terjadi di Beberapa Kelurahan

Kepala BPBD Tarakan, Ahmad Yani, menjelaskan bahwa gempa dengan magnitudo antara 3,5 hingga 5,2 itu terjadi beberapa kali dalam rentang empat hari, dengan pusat gempa berada di laut sekitar 40 kilometer timur laut Tarakan. Getaran cukup kuat dirasakan warga di beberapa wilayah, terutama di Kelurahan Karang Rejo, Juata Permai, dan Selumit Pantai.

Baca Juga : Kisah Kedekatan Kaisar Romawi Caligula dengan Saudarinya, Drusilla

“Dari hasil asesmen lapangan, total 55 rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 9 rusak berat, 18 rusak sedang, dan 28 rusak ringan,” ujar Ahmad Yani, Minggu (10/11/2025).

Ia menambahkan, sebagian besar rumah yang rusak merupakan bangunan non-permanen dan berdiri di atas tanah berpasir, yang membuatnya lebih rentan terhadap guncangan.

Pemkot Tarakan Salurkan Bantuan Darurat

Wali Kota Tarakan, Khairul, mengatakan pemerintah telah menurunkan tim gabungan dari BPBD, Dinas Sosial, dan TNI-Polri untuk menyalurkan bantuan logistik serta mendirikan posko sementara bagi warga yang rumahnya tidak bisa ditempati.

“Kami pastikan seluruh korban mendapatkan bantuan dasar, termasuk bahan makanan, air bersih, dan peralatan tidur. Untuk rumah yang rusak berat, pemerintah akan menyiapkan bantuan perbaikan sesuai mekanisme tanggap darurat,” ujar Khairul.

Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meski hingga saat ini aktivitas seismik sudah mulai menurun.

BMKG: Gempa Dipicu Aktivitas Sesar Lokal

Sementara itu, BMKG Tarakan.  Dalam keterangan resminya menyebut, gempa yang mengguncang wilayah Tarakan dan sekitarnya disebabkan oleh aktivitas sesar lokal di Laut Sulawesi. Kepala Stasiun Geofisika Tarakan, Rini Astuti, menjelaskan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Gempa yang terjadi memiliki karakter dangkal dan merupakan hasil pergeseran sesar aktif. Warga kami minta tetap tenang, namun selalu siaga dengan memastikan struktur bangunan rumah aman,” kata Rini.

Pemerintah Kota Tarakan bersama BPBD dan BMKG.  Akan terus memantau perkembangan aktivitas seismik serta mempercepat penyaluran bantuan bagi warga terdampak, agar kondisi sosial masyarakat segera pulih pascagempa.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.