News Tideng Pale – Ketua Ikatan Mahasiswa Kalimantan Utara (IMK) Jabodetabek menyerukan agar aksi damai yang akan digelar mahasiswa asal Kaltara di wilayah Jabodetabek dapat berlangsung secara tertib, aman, dan tanpa anarkisme.

Seruan ini disampaikan menyusul rencana aksi penyampaian aspirasi terkait sejumlah isu pembangunan dan kebijakan pemerintah yang dinilai perlu mendapat perhatian publik. Ketua IMK menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai penyambung aspirasi rakyat, namun penyampaian tersebut harus dilakukan dengan cara-cara yang elegan.
Baca Juga : BPPD Kaltara Soroti Pembangunan PLBN, Ingatkan Pentingnya Akses dan Kesejahteraan Warga Perbatasan
Tolak Anarkisme, Utamakan Dialog
“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kita ingin menyampaikan suara rakyat, tetapi harus dengan damai, tanpa merusak fasilitas umum maupun melakukan tindakan anarkis. Aspirasi akan lebih didengar bila disampaikan dengan cara yang bermartabat,” tegas Ketua IMK Kaltara Jabodetabek.
Ia juga mengajak seluruh peserta aksi untuk mengedepankan dialog dan solusi konstruktif ketimbang tindakan yang berpotensi menimbulkan kericuhan.
Dukungan Aparat dan Masyarakat
Pihak IMK berharap aparat keamanan dapat memberikan pengawalan yang proporsional agar aksi berjalan lancar. Selain itu, dukungan masyarakat Kaltara di perantauan juga diharapkan untuk menjaga citra positif mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang menjunjung tinggi nilai persatuan.
Pesan untuk Generasi Muda
Seruan ini juga menjadi pengingat bagi generasi muda bahwa aksi damai bukan hanya tentang menyuarakan tuntutan. Tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa perubahan bisa dicapai melalui sikap santun, dialog, dan kerja sama.
Penutup
Dengan sikap yang tertib dan tanpa anarkisme. Aksi damai mahasiswa Kaltara di Jabodetabek diharapkan menjadi contoh positif bagi gerakan mahasiswa lainnya di Indonesia.









